Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

Sajak Dua Tahun Yang Lalu

Tak bersuara Tak  membalas Hanya terdiam Impian yang kugantung lepas begitu saja Sajak yang kau umpat Menanamkan rasa dendam Bermekaran tumbuh duri Menghasilkan buah kebencian Ah, kau tertawa Sedang aku menangisi celotehan mu yang menusuk Hati ini jadi keras Enggan menyapa Tak sudi melihat  nya Hanya bisa kutumpahkan kekesalan ini lewat barisan  sajak tentang mu Lebih baik berjalan di atas pecahan es Ketimbang melihatmu Hati ini jadi keras, sekeras baja Hanya bisa kutumpahkan kekesalan ini lewat barisan  sajak-sajak tentang mu Tanpa sebut nama mu dalam setiap sajak ku

Wanita

Wajah ayu nan tegas Ajakan 'tuk beremansipasi Naluri nya berkata "Ayo!" Istilah-istilah yang tak asing membuat hati tergugah Tapi mulut tetangga lebih pedas daripada cabe Andai mereka berada diposisi ini Walau sebentar saja Akankah mereka menyerah & putus harapan? Nanti dan nanti, kapan perubahan dan penyetaraan terjadi? Inikah wanita-wanita pengganti dirinya? Tak merasa bersalah kah? Aku malu sebagai Kartini muda