Sajak Dua Tahun Yang Lalu

Tak bersuara
Tak  membalas
Hanya terdiam
Impian yang kugantung lepas begitu saja

Sajak yang kau umpat
Menanamkan rasa dendam
Bermekaran tumbuh duri
Menghasilkan buah kebencian

Ah, kau tertawa
Sedang aku menangisi celotehan mu yang menusuk
Hati ini jadi keras

Enggan menyapa
Tak sudi melihat  nya
Hanya bisa kutumpahkan kekesalan ini lewat barisan  sajak tentang mu

Lebih baik berjalan di atas pecahan es
Ketimbang melihatmu
Hati ini jadi keras, sekeras baja
Hanya bisa kutumpahkan kekesalan ini lewat barisan  sajak-sajak tentang mu
Tanpa sebut nama mu dalam setiap sajak ku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Journey in BNEC

The Dragon & Phoenix Nest - Creativepreneurship Bootcamp And Pitch 2021